Kelas Pekerjaan Dalam Asuransi

pekerjaan

Seperti yang telah saya sampaikan dalam artikel sebelumnya, (baca: Underwriting dalam asuransi ) ada beberapa hal yang dipertimbangkan oleh perusahaan asuransi untuk memutuskan diterima atau ditolaknya permintaan asuransi seorang calon nasabah. Yaitu jenis kelamin, usia, merokok atau tidak (kondisi kesehatan) dan kelas pekerjaan. Namun kali ini saya akan lebih membahas terkait kelas pekerjaan. Berikut saya sajikan jenis – jenis pekerjaan berdasarkan kelasnya.

Kelas I. Memiliki kriteria : Bekerja 100 % di dalam ruangan.

Contoh :

  1. Pegawai
  2. Kasir
  3. Teller bank
  4. Guru
  5. Pelajar/mahasiswa
  6. Perancang
  7. Pedagang
  8. Wiraswasta
  9. Pengacara
  10. Dokter
  11. Perawat
  12. Bidan
  13. Musikus
  14. Dan lain sebagainya.

Kelas pekerjaan ini (kelas I) lebih besar peluang diterima permohonan asuransinya dibanding dengan kelas pekerjaan lain, karena memiliki resiko yang kecil.

Kelas II. Memiliki kriteria : Bekerja di dalam ruangan dan kadang-kadang di lapangan.

Contoh :

  1. Tenaga penjualan
  2. Agen
  3. Wartawan
  4. Dokter gigi
  5. Pengemudi
  6. Tukang pos
  7. Kolektor
  8. Pekerja lapangan
  9. Pekerja salon
  10. Bartender
  11. Montir
  12. Manajer pabrik
  13. Manajer hotel
  14. Dan lain sebagainya.

Kelas pekerjaan ini (kelas II) memiliki peluang diterima yang sama dengan kelas I, perbedaannya hanya pada premi yang dikeluarkan dan manfaat yang diperoleh.

Kelas III. Memiliki kriteria : Bekerja di lingkungan berisiko, dengan keselamatan kerja yang terjamin.

Contoh :

  1. ABK
  2. Nahkoda kapal
  3. Mandor
  4. Satpam
  5. Kontraktor
  6. Tukang masak
  7. Pilot komersial
  8. Pramugari
  9. Bintang film
  10. Manajer transportasi
  11. Dan lain sebagainya.

Biasanya akan disertakan kuessioner terkait pekerjaan sebagai bahan pertimbangan diterima atau ditolaknya permohonan asuransi seseorang.

Kelas IV. Memiliki kriteria bekerja di lingkungan sangat beresiko, dengan keselamatan kerja terjamin.

Contoh :

  1. Tentara
  2. Polisi
  3. Pekerja lepas pantai
  4. Pekerja tambang
  5. Pekerja pabrik kimia
  6. Stuntman (pemain pengganti)
  7. Pilot pesawat carter
  8. Pekerja konstruksi bangunan
  9. Dan lain sebagainya.

Hampir sama dengan kelas pekerjaan III, biasanya akan disertakan kuessioner terkait pekerjaan sebagai bahan pertimbangan diterima atau ditolaknya permohonan asuransi seseorang.

pekerjaan1

Demikian. Untuk keterangan lebih lanjut, atau untuk mendapatkan ilustrasi, silakan menghubungi kontak di bawah ini:

Muhamad Ridwan
HP/WA : 087772501195
Pin BB : 263BA80E
E-mail : ridwan030@gmail.com

Tentang mred_one

Agen Asuransi Allianz Syariah. Berdomisili di Bandung. M. Ridwan No HP/WhatsApp: 087772501195 Facebook : Mas Afwan Ridwan IG : MasAfwanRidwan
Pos ini dipublikasikan di Artikel Asuransi, Edukasi Asuransi dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s