Apa Bedanya Biaya Akuisisi dengan Biaya Asuransi?

UnitlinkAda satu pertanyaan yang sering saya terima terkait unit-link, “Berapa persen alokasi investasi dan asuransi?”

Pertanyaan ini perlu diperjelas lagi. Saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini dengan tegas, karena sesungguhnya alokasi investasi dan asuransi bukan berbentuk persentase.

Dalam unit-link memang ada yang berbentuk persentase, tapi itu bukan alokasi investasi dibandingkan alokasi asuransi. Itu adalah biaya akuisisi.

Jadi kalau pertanyaannya, “Berapa persen biaya akuisisi?”, barulah saya bisa menjawab dengan tegas dan jelas.

Sebagai contoh di Tapro Allianz, berapa persen biaya akuisisinya? Jawabannya: tahun pertama 75%, tahun kedua 40%, tahun ketiga 15%, tahun keempat 7,5%, dan tahun kelima 7,5%. Total 145%. Tahun keenam dan seterusnya tidak dikenakan lagi biaya akuisisi.

 

Tahun Biaya Akuisisi Investasi (belum dipotong biaya lain)
1 75% 25%
2 40% 60%
3 15% 85%
4 7,5% 92,5%
5 7,5% 92,5%
6 dst 0% 105,26%

 

Alokasi premi setelah dipotong biaya akuisisi masuk ke investasi. Tapi bukan berarti porsi yang masuk ke investasi ini tidak dikenakan biaya apa-apa lagi. Biaya akuisisi hanyalah satu dari sekian jenis biaya (fee, potongan) yang terdapat dalam produk asuransi jenis unit-link.

Selain biaya akuisisi, ada beberapa biaya lagi yang selalu ada dalam produk unit-link. Dua di antaranya yang cukup signifikan untuk disebut adalah biaya administrasi dan biaya asuransi. (Selengkapnya biaya-biaya pada unit-link bisa dibaca di SINI).

  • Biaya administrasi. Dikenakan tiap bulan selama polis masih berlaku. Ada yang menggratiskan biaya administrasi tahun pertama.
  • Biaya asuransi (cost of insurance atau tabarru dalam asuransi syariah). Dikenakan untuk tiap manfaat asuransi yang diambil (asuransi dasar maupun rider), sejak tahun pertama sampai masa proteksinya berakhir, selama polis masih berlaku.

Di sini, banyak nasabah bahkan agen yang salah paham dan belum bisa membedakan antara biaya akuisisi dengan biaya asuransi. Dikiranya biaya akuisisi itu sama dengan biaya asuransi dan setelah itu tidak ada biaya lagi.

Pemahaman seperti ini lalu dipakai untuk menjelaskan kenapa nilai investasi unit-link sangat kecil di tahun-tahun awal. Sering dikatakan, “Nilai investasi unit-link kecil di tahun-tahun awal karena masih kena banyak potongan untuk asuransinya. Nanti setelah lima tahun, premi seluruhnya masuk ke investasi.”

Yang jarang dijelaskan agen, setelah lima tahun, premi yang seluruhnya masuk ke investasi itu masih dikenakan potongan lagi untuk biaya administrasi dan biaya asuransi.

Jadi, apa perbedaan biaya akuisisi dengan biaya asuransi?

 

Biaya Akuisisi Biaya Asuransi (Tabarru)
Dikenakan di 5 tahun pertama (pada umumnya) Dikenakan sejak tahun pertama sampai masa proteksi berakhir selama polis masih berlaku
Dipotong dari premi berkala (tidak termasuk top up berkala) Dipotong dari nilai investasi
Fungsinya untuk biaya-biaya pembuatan polis serta komisi dan bonus agen Fungsinya untuk membiayai manfaat proteksi (uang pertanggungan asuransi dasar dan rider)
Berbentuk persentase, cenderung turun tiap tahun Sesuai tabel biaya asuransi, cenderung naik tiap tahun

 

Kembali ke pertanyaan di awal tulisan ini, “Berapa persen alokasi investasi dan asuransi?”

Jawaban saya: “Alokasi investasi sama dengan premi yang disetor dikurangi biaya-biaya yang dikenakan.”

Jadi, untuk mengetahui nilai investasi secara garis besar, hitung saja berapa total premi yang disetor dikurangi biaya-biaya yang timbul, lalu ditambah (atau dikurangi) hasil investasinya.

Contoh:

Setoran premi 1 juta per bulan, terdiri dari premi berkala 700 ribu dan top up berkala 300 ribu. Biaya akuisisi tahun pertama 75% dari premi berkala, biaya asuransi tahun pertama 200 ribu, administrasi tahun pertama gratis. Berapakah nilai investasinya setelah satu tahun, jika biaya top up dan biaya pengelolaan investasi tidak dihitung?

Premi yang disetor: 1 juta tiap bulan.

Potongan biaya akuisisi: 75% dari 700rb = 525 ribu tiap bulan.

Potongan biaya asuransi: 200 ribu tiap bulan.

Potongan administrasi: gratis.

Jumlah potongan: 525 ribu + 200 ribu = 725 ribu tiap bulan.

Alokasi investasi: 1 juta – 725 ribu = 275 ribu tiap bulan

Jadi nilai investasi yang terkumpul setelah 1 tahun adalah 275 ribu x 12 = 3,3 juta (plus-minus hasil investasinya, belum dipotong biaya top up dan biaya pengelolaan investasi).

Itu baru hitungan kasar, tapi semoga bisa jadi gambaran.

Untuk tahun kedua dan seterusnya, silakan dihitung dengan cara di atas. []

Sumber : https://myallisya.com/2016/05/20/apa-bedanya-biaya-akuisisi-dengan-biaya-asuransi/#more-5607

Tentang mred_one

Agen Asuransi Allianz Syariah. Berdomisili di Bandung. M. Ridwan No HP/WhatsApp: 087772501195 Facebook : Mas Afwan Ridwan IG : MasAfwanRidwan
Pos ini dipublikasikan di Edukasi Asuransi dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s